toekangbatoe

Oleh : R. Heru Hendarto

Lelah mendera tubuh setelah terombang-ambing speedboat di teluk Tomini dan terjebak di mobil angkot selama tujuh jam, kami tiba di Gorontalo saat matahari sudah condong ke barat. Saat itu ada acara pemerintahan di kota ini sehingga hotel banyak yang penuh. Beberapa hotel yang disarankan Lonely Planet kami hubungi dan tetap saja yang tertinggal hanya kamar VIP. Untung saja, Pak Supir kenal baik dengan salah satu pemilik losmen yang baru saja selesai direnovasi. Saya yang mendengar namanya tiba-tiba teringat bahwa losmen ini dahulu masih tua dan kuno dan mungkin banyak tamu belum tahu jika renovasi yang diadakan sudah selesai.  Informasi ini malah saya dapatkan diinternet saat browsing hendak membuat itinerary backpacking trip ini. Ternyata renovasi memang sudah selesai dan hotel ini tampak cukup apik, rindang dan kamar serta mebelnya mengkilap saking barunya. Dua nona bule Swiss ini mengangkat jempolnya tanda setuju dan kami pun menginap…

View original post 1,856 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s